Poetry

Terbelenggu

Sejak purnama yang begitu sendu 

Hari hari selalu bergemuruh 

Setiap hari kau selalu berlalu 

Di benakku tanpa malu malu

Melupakanmu hanya sebuah keluh 

Seberapa kuat pun aku mengaku 

Aku baik baik saja tanpamu 

Semakin aku berharap bertemu dengan mu 

Hari hari tak pernah bisa kulewati tanpa 

Mengintip sosial mediamu. 

Sambil perlahan ku adukan pada Rabb ku 

Ku titipkan rinduku di setiap sujudku 

Kutitipkan hatimu untuk menerima hidayahnya 

Kutitipkan kamu untuk dilindungi olehnya

Saat ini; kau selalu mengusai pikiranku 

Setiap apa yang pernah kita lakukan dulu, 

akan selalu terekam dan di putar ulang oleh otakku 

Sungguh ku benci itu. 

Sungguh ku ingin hapus semua itu.

 Semakin aku membenci semakin kuat rekaman itu di benakku. 

Semakin sering terputar. 

Aku berharap aku amnesia saja. 

Aku akan menjadi semakin asing bagimu. 

Tapi bagiku kau sedekat nadiku. 

Setiap hari aku selalu memikirkanmu. 

Aku selalu hidup dalam kenangan itu . 

Terbelenggu….

Entah siapa yang akan membebaskan aku..

Atau selamanya 

Terbelenggu .

Jumat 19 April 2019 02:37 AM

Show More

Reno

Traveler, Backpacker, Animation Lover, Animal's Lovers, Pluviophile, Nyctophilia,

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.

Check Also
Close
Back to top button
error: Content is protected !!