Rope Jumping Olahraga Ekstrim di Jembatan Rajamandala Cianjur

Hidup kamu flat? Kok gini gini aja, ingin bunuh diri takut mati dan dosa. Mending cobain salah satu olahraga ekstim yang dikenal sebagai Rope Jumping yang berada di Jembatan Rajamanda Cianjur. Kamu akan menikmati sensasi jantung yang tiba-tiba behenti sekian detik sampai seutas tali tersebut merentang dan berayun ayun. Sensasi ini sangat menyenangkan bagi penggemar olahraga ekstrim yang biasa disebut adrenaline Junky. Sebenarnya apa sih Rope Jumping itu?

Rope Jumping

Rope jumping atau rope swing jumping adalah salah satu olahraga ekstrem yang dilakukan dengan cara melompat dari tempat yang tinggi, seperti tebing atau jembatan.

Rope jumping menggunakan tali elastis yang kuat dan diikat pada titik tertinggi, sehingga ketika melompat akan memberikan sensasi berayun yang kencang dan memacu adrenalin. Tidak heran kalau olahraga ini mengombinasikan gerakan melompat, berayun, dan mendarat yang sangat membutuhkan keberanian.

Apa Beda Rope Jumping dengan Bungee Jumping

sumber : www.urbanasia.com/style/hobi-olahraga-ekstrem-ini-5-tempat-bungee-jumping-terbaik-di-bali-U54619

Jika rope jumping menggunakan tali nilon, maka bungee jumping menggunakan tali dari karet. Pada bungee jumping sendiri lompatan pertama adalah kepala dengan tali karet yang terikat pada kaki. Setelah itu, jumper akan dilempar ke atas dan ke bawah karena talinya yang terbuat dari karet.

Biasanya orang yang melakukan kegiatan ini akan melompat dari jembatan. Jembatan tersebut biasanya ada di ketinggian beberapa ratus meter dan kabel yang digunakan juga harus jauh lebih pendek, untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Bungee jumping yang biasanya dilakukan di satu tempat yang memang sengaja dibangun, tanpa harus bersusah payah memanjat karena sudah disediakan tangga untuk mencapai tempat tersebut.

Manfaat Rope Jumping

Rope jumping merupakan kegiatan olahraga yang bermanfaat bagi tubuh dan mental. Berikut beberapa manfaat olahraga rope jumping:

1. Mengatasi ketakutan

Rope jumping dapat mengatasi ketakutan dan membantumu agar lebih berani.

2. Mengasah mentalitas pemenang

Melompat dari ketinggian membutuhkan mental yang kuat. Mental yang kuat dibutuhkan dalam perencanaan, keberanian, dan ketekunan yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari.

3. Melatih jantung

Adrenalin yang terpacu saat melakukan rope jumping akan mendorong jantung bekerja lebih keras, sehingga aliran darah di tubuh akan lebih lancar. Hal ini baik untuk metabolisme tubuhmu.

4. Lebih gembira

Sensasi berayun bebas dan melayang di udara memberikan perasaan euforia dan kegembiraan. Selain itu juga memperbaiki mood yang buruk dan mengurangi stres.

5. Membantu mengatasi depresi

Ketika melompat, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang membuat hati merasa bahagia. Pelepasan ini juga disertai serotonin yang membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang. Itulah mengapa jumping rope dianggap bisa membantu mengatasi depresi.

6. Tubuh lebih lentur

Olahraga rope jumping juga dapat membuat tubuh menjadi lebih lentur. Sebab saat melompat, semua anggota tubuh akan bergerak bebas, sehingga sendi-sendi tubuh juga akan lebih lentur.

Dimana Lokasi Rope Jumping?

Lokasi saat saya melakukan rope jumping berada di Jembatan Rajamandala yang merupakan perbatasan wilaya antara Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur tepatnya berada di sungai Citarum desa Mandalawangi. Pada tahun 2016 lalu saya mencoba rope jump dengan menggunakan operator Cora Jump. Dan ternyata mereka masih eksis sampai sekarang.

https://celotehanputeno.com/wp-content/uploads/2023/12/Video_20160809140733573_by_videoshow.mp4
sumber : Dokumen Pribadi

Banyak acara tv yang menggunakan jasa mereka, dari pengalaman saya operatornya sangat profesional, sabar. Alat alat mereka juga terawat dengan baik. Harga yang ditawarkanpun sudah termasuk asuransi.

Exit mobile version