30HMC

Potongan Rindu

Biasanya rindu muncul karena terkenang seseorang atau teringan moment-moment yang telah dilalui bersama. Tetapi hal ini tidak berlaku oleh Hana, Hana selalu merindukan Bapak yang tidak pernah di kenalnya. Hana bingung dengan perasaannya, mengapa dia merindukan Bapak, padahal tidak pernah sepotong kenangan pun terekam di kepalanya.

Hana selalu mencari potongan kenangan Bapak melalui cerita keluarga terdekatnya. Seringkali hasilnya nihil, dari keluarga terdekat pihak Ibu dan Bapak tidak banyak yang menceritakan kisah hidupnya. Yang Hana tahu, menceritakan kisah kehidupan Bapak akan membuka luka keluarga, terutama Ibu. Karena hal tersebut Hana tidak pernah bertanya langsung kepada Ibu.

Sepotong kisah tentang Bapak yang diketahui oleh Hana saat ia berusia Enam tahun. Hal ini merupakan petunjuk pertama Hana, dia mencuri dengar sepotong percakapan nenek dengan Ibu, kalau Bapak menginggal dunia saat Hana berusia 1 tahun 2 bulan. Setelahnya tidak ada cerita apapun lagi.

Saat Hana SMP sepulang sekolah Hana tidak sengaja menemukan foto kopi KTP Bapak, dari situ dia mengetahui kalau tanggal 13 Maret 1953 adalah hari kelahiran Bapak. Sejak saat itu Hana selalu menitipkan ucapan selamat ulang tahun kepada Tuhan dalam doanya, menurut Hana hal ini bodoh dan terlalu kekanak-kanakan, mengucapkan ulang tahun kepada orang mati. Tetapi dia tetap melakukannnya, layaknya hari raya yang harus di syukuri.

Hana kecil tumbuh dengan imajinasi bahwa Bapak selalu menemaninya kemanapun ia pergi, hal ini tercipta karena buku yag di bacanya, kalau orang meninggal akan selalu memantau keluarganya di dunia lain bersama Tuhan. Imajinasi ini membuat Hana merasa bahagia dan sekaligus sedih, karena dia tahu itu tidak nyata.

Hana beranjak dewasa tidak banyak potongan kenangan yang berhasil dikumpulkannya, dia mencoba menerima keadaan dan berdamai dengan takdir kalau Bapak telah tiada dan mengikhlaskan semua rasa penasarannya.

Hana dewasa akhirnya mengenal cinta, lelaki yang hadir menawarkan cinta kepada Hana adalah orang yang tulus, penuh perhatian dan sangat mencintai Hana. Rio adalah lelaki pertama yang hadir dan mengisi kehidupan Hana. Hana adalah anak tunggal yang dibesarkan seorang diri oleh Ibunya, Ibu adalah keluarga satu-satunya bagi Hana saat ini.

Restu Ibu begitu penting bagi Hana, Hana mengenalkan Rio pada Ibunya, saat perkenalan tersebut, tiba-tiba hal mengejutkan terjadi. Rio mendadak melamar Hana, Rio tidak memberi tahu Hana kalau dia akan langsung melamar Hana di pertemuan pertamanya dengan Ibu.

Setelah Rio melamar Hana, Hana akhirnya memberanikan diri untuk menanyakan kisah hidup Bapak yang tidak pernah terungkap dan diceritakan. Hana ingin memulai kehidupan baru dengan menyelesaikan teka-tekinya selama ini.

Potongan Rindu 2
Sumber : pixabay.com

Akhirnya Ibu Hana menceritakan sepotong kenangan Bapak yang selalu dirindukannya itu, Bapak tewas saat bertengkar dengan saudara lelakinya saat berebut harta warisan Kakek. Saat itu Bapak dan saudara laki-lakinya bertengkar hebat, Bapak di dorong oleh adiknya sampai akhirnya terjatuh ke sungai dan jasadnya tidak ditemukan. Kejadian tersebut terjadi diperkebunan kopi milik kakek.

Dihari pernikahan nanti Hana harus mempercayakan paman pembunuh Bapak untuk menjadi wali di pernikahan Hana, perasaan Hana begitu risau menjelang hari pernikahannya, apakah Rio dapat menerima masa lalu Hana? Apakah yang harus Hana lakukan?

Show More

Reno

Traveler, Backpacker, Animation Lover, Animal's Lovers, Pluviophile, Nyctophilia,

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
error: Content is protected !!