LautDiving

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive

Untuk melakukan kegiatan menyelam, penyelam membutuhkan peralatan selam untuk mempermudah ruang gerak mereka di bawah laut. Kegiatan menyelam tidak hanya untuk kegiatan rekreasi saja, bagi orang-orang tertentu seperti  tim Search And Rescue (SAR), tentara pasukan katak atau tukang las pipa di bawah laut menyelam menjadi profesi yang membutuhkan keahlian dan peralatan selam yang memadai.  Peralatan selam terbagi menjadi 2 (dua) katagori yaitu Peralatan dasar selam (skin diving) dan Peralatan tambahan.

Peralatan Dasar Selam (Skin Dive Equipment)

Skin Diving merupakan kegiatan penyelaman yang dilakukan dengan menggunakan peralatan selam dasar (masker, snorkel dan fins) dan biasanya hanya dilakukan untuk kegiatan snorkling (menikmati pemandangan bawah permukaan air) atau sport diving (penyelaman olahraga seperti free diving, spearfishing). Berikut adalah peratan dasar selam yang diperlukan saat skin diving.

1. Masker (Mask)

Mask merupakan peralatan selam yang menutupi sebagian wajah terutama daerah mata dan hidung, dengan memiliki fungsi : menciptakan kantong udara antara mata dan hidung penyelam terhadap kolom air sehingga memungkinkan penyelam dapat melihat pada daerah kolom air, lalu masker dapat mencegah air masuk ke hidung dan mata, sekaligus mencegah timbulnya iritasi. Mask haruslah nyaman dan kedap air, bentuknya juga harus mengikuti bentuk wajah pemakai. Untuk menguji kekedapannya pakailah mask tersebut dengan tanpa tali, tarik napas melalui hidung dan lepaskan mask dari tangan. Jika tidak jatuh berarti masker itu cocok.

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive-Celotehanputeno

sumber :https://www.divestock.com/aqua-lung-look-hd-dive-mask

Jika akan memilih mask perhatikan ciri-ciri sebagai berikut :

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive-Celotehanputeno

Mask dan bagian-bagiannya
Sumber : Wastu_Prasetya/researchgate.net

 

  1. Safety tempered glass, Pastikan kaca mask merupakan bahan tempered glass bukan terbuat dari bahan plastik yang jika terkena tekanan berlebih akan retak dan pecah.
  2. Jika memiliki frame harus terbuat dari bahan yang anti karat. Mask sekarang ini juga ada yang frameless yang mana kaca tempered langsung dilindungi karet silikon yang membentuk badan mask.
  3. Memiliki double seal yang lentur untuk wajah.
  4. Dilengkapi dengan ikat kepala (strap) yang memiliki buckles/gasper pengencang.

Setelah digunakan mask juga harus dilakukan pemeliharan dan penyimpanan agar tetap awet untuk jangka waktu yang lama. Pemeliharaan dan penyimpanan mask sebagai berikut :

  1. Jangan dibiarkan terkena sianr matahari terlalu lama.
  2. Cuci bersih dengan air tawar setelah pemakaian,
  3. Hindari tertindih benda lain yang lebih berat daripada mask pada saat menyimpan
  4. Untuk penyimpanan jangka lama, berikan silicon spray/talk/pasta gigi pada lapisan silicon strap lalu masukan ke dalam plastik wrap/plastik biasa

2.  SNORKEL

Snorkel merupakan alat survival penting yang digunakan oleh seorang
Skin Diver ataupun Scuba Diver. Fungsi dari snorkel antara lain :

  1. Membantu penyelam bernafas di permukaan air tanpa mengangkat kepalanya.
  2. Membantu penyelam berenang menuju sasaran tanpa menggunakan udara dari tabung Scuba.
  3. Memungkinkan penyelam melihat pemandangan bawah air dengan cara berenang dan menelungkupkan muka di permukaan air.

Ketika akan memilih snorkel perhatikan ciri-ciri sebagai berikut :

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive 2

Snorkel dan bagian-bagiannya
Sumber : Wastu_Prasetya/researchgate.net

 

    1. Pas dan nyaman di mulut
    2. Panjang antara 12-14 inci
    3. Semi fleksibel
    4. Tidak dilengkapi alat penutup apapun pada ujung atas, misal bola pingpong. Akan tetapi banyak model snorkel sekarang yang berteknologi full dry yang memiliki semacam katup di ujung atas yang akan tertutup ketika seluruh badan snorkel terendam air. Setelah penggunaan snorkel juga harus dibersihkan dan disimpan dengan cara yang benar supaya bisa bertahan untuk waktu yang lama.

Berikut cara pemeliharan dan perawatan snorkel :

    1. Jangan biarkan terkena sinar matahari langsung terlalu lama.
    2. Cuci bersih dengan air tawar ke seluruh bagian luar dan dalam snorkel
    3. Tiup melalui mouthpiece untuk menghilangkan air yang tersisa di bagian setelah pembersihan
    4. Simpan di tempat dengan suhu ruangan normal

3.  FINS (Kaki Katak)

Fins jika di-Indonesia-kan dikenal dengan istilah “sirip selam” atau “kaki katak” diciptakan untuk memberi kekuatan dorongan pada kaki dan merupakan piranti penggerak. Fins bukan dibuat untuk menambah kecepatan berenang melainkan menambah daya kayuh. Dengan bantuan fins kemampuan renang akan bertambah 10 kali lebih besar dibanding tanpa menggunakan fins. Berdasarkan jenis fins dibedakan menjadi 3 (tiga) diantaranya:

1.  Foot Pocket/Full Foot

Fins jenis ini sangat cocok untuk kegiatan Skin Diving/Snorkeling/Fins Swimming. Dengan letak lempeng yang lebih menyudut membuat kaki tidak mudah lelah. Ukuran besar-kecil (size) kaki pemakai merupakan hal yang menentukan untuk kenyamanan pemakaian.

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive-Celotehanputenosumber : https://www.houseofscuba.com/product/fin223.html 

2. Open Heel

Fins jenis ini lebih cocok digunakan untuk kegiatan Scuba Diving karena bentuknya yang biasanya berlempeng lurus, semi kaku dengan lempengan lebih panjang. Jenis ini memberikan kekuatan lebih besar, namun membutuhkan waktu penyesuaian bagi otot-otot kaki. Dibanding fins jenis fool foot, fins open heel memiliki kelebihan dalam hal kemudahan untuk memakai dan melepasnya.

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive-Celotehanputeno

Sumber : https://scubapro.johnsonoutdoors.com/seawing-nova-gorilla-fin

3. Adjustable Open Heel

Fins jenis ini paling cocok digunakan untuk Scuba Diving di perairan yang dipenuhi karang karena memiliki kantong yang cukup besar untuk kaki yang menggunkaan boots. Boots sendiri merupakan pelindung kaki tambahan yang biasa digunakan sebagai pelengkap fins jenis open heel dan berguna untuk melindungi kaki ketika ber-scuba di daerah berkarang dan berbatu. Fins adjustable open heel dengan penambahan boots membuatnya bisa diatur sesuai keinginan pemakai. Bentuknya dengan lempengan yang lebih lebar berfungsi untuk menghasilkan tenaga besar. Biasanya terdapat lubang-lubang alur air dibagian atas lempengan tersebut yang berguna untuk mengurangi kelelahan kaki yang disebabkan oleh daerah negatif pada lempengan.

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive-Celotehanputeno

Sumber : https://www.globosurfer.com/best-scuba-fins/

Fins juga memerlukan perawatan dan pemeliharan baik saat tidak digunakan maupun selesai digunakan. Berikut beberapa bentuk perawatan dan pemeliharaan terhadap fins yang direkomendasikan :

  • Setelah penggunaan dicuci dengan air bersih ke seluruh bagian fins
  • Gosok bila perlu untuk menghilangan kotoran dan sifat kimia yang masih tertinggal, terutama untuk penggunaan di perairan laut.
  • Simpan di tempat bersuhu ruangan normal dengan posisi berdiri dan foot pocket berada dibawah.

Fin yang biasa digunakan untuk kegiatan snorkeling adalah full foot/ foot pocket. Ada jenis lain dari fin yang digunakan oleh para freediver dan spearfisher, biasanya dikenal dengan long fin. Sesuai dengan namanya Long Fin adalah fin yang di pakai oleh para freediver dan spearfisher  saat melakukan selam bebas dilaut. Fin tersebut lebih panjang dari jenis fin lainnya, agar daya kayuh lebih besar dan lebih cepat sampai ke dasar maupun permukaan laut, hal tersebut di desaign untuk mengoptimalisasi nafas para penyelam.

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive 3

sumber : http://www.balidiveshop.com/product/strongfont-facearial-black-size2-colorblacklong-fin-s-fstrongfont-102.html

4.  BOOT

Fungsi dari boot adalah untuk menghindari lecet pada kaki, boot dipakai pada fins jenis open heel. Ketika kita memakai boot maka kita dapat dengan leluasa berjalan di dasar laut, baik dengan substrat berpasir, lumpur ataupun karang. Boot adalah peralatan tambahan saat melakukan snorkeling, jika memakai fin jenis open heels atau adjustable heels maka disarankan untuk memakai boot, agar pergalangan kaki tidak lecet dan fin enak di pakai serta tidak longggar.

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive-Celotehanputeno

Sumber : https://www.scubaculture.com.au/product/pelagic-6-5mm-boot-rubber-sole/

 

5.  Life Vest

Life vest adalah rompi yang memberikan daya apung positif sehingga pemakaianya bisa berenang di permukaan air dengan leluasa tanpa takut tenggelam dan tidak banyak mengeluarkan tenaga. Pengguna bisa beristirahat sejenak dipermukaan tanpa perlu berenang ke kapal atau darat, dan digunakan juga sebagai penyangga pemakainya pada waktu situasi darurat .

5 peralatan Snorkeling yang perlu diketahui saat skin dive 4

Sumber : https://www.monotaro.id/corp_id/s000052531.html

Bagaimana pengalaman teman teman dalam menggunakan alat alat tersebut di atas, kalian bisa berbagi di kolam komentar.

Untuk pembahasan peralatan tambahan yang akan digunakan untuk scuba diving dapat dibaca pada postingan selanjutnya. 

 

Show More

Reno

Traveler, Backpacker, Animation Lover, Animal's Lovers, Pluviophile, Nyctophilia,

Related Articles

One Comment

  1. Aku pernah snorkeling di kepulauan seribu mba, waktu itu memang pengalaman pertama. Jadi ketika pakai snorkel nggak bener. Aku gigit kuat-kuat. Akhirnya agak malem gusiku bengkak. Nggak bisa menikmati barbeque sama teman-teman deh. Haha

    Emang penting banget ya nyari tau soal fungsi dan bagaimana cara pakainya sebelum kita menggunakan suatu alat. Apalagi kalau itu pertama kali pemakaian. Biar nggak membahayakan pengguna juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *