Poetry

Mohon Maaf Wahai Diriku

Lembabnya udara selepas hujan ini

Mempercepat pertumbuhan cendawan rindu

Bagaimana aku mencegahnya

Dia bangkit begitu saja dari tidur panjangnya

Membuat mataku terjaga sepanjang malam

Membuat isi kepalaku bertebaran wajahmu 

Membuat cairan otakku memantulkan kenangan yang lalu

Katamu kau akan hadir setiap senja 

Katamu jika rindu maka tataplah senja

Mungkin itu hanya ilusi, senja itu bukan untuk ku  

aku tidak suka senja, dia hadir untuk menghilang

Kenapa senja menghilang jika esok dia tidak pasti datang 

Sedangkan rindu ini tumbuh setiap detik putaran jarum jam 

Aku kehabisan ide melupakanmu 

Aku kelelahan mengikhlaskanmu 

Detik ini aku seperti orang gila

Berbiraca sendiri seolah2 kau mendengarku

Wahai kamu tolonglah bebaskan belenggu ini

Aku minta maaf atas segala 

Hello inside  of me please forgive me sorry

Kamis 26 Desember 2019 11:08 PM

Show More

Reno

Traveler, Backpacker, Animation Lover, Animal's Lovers, Pluviophile, Nyctophilia,

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.

Check Also
Close
Back to top button
error: Content is protected !!