30HMCReview Film

Kisah Nyata

Menerima tantangan bertema kisah nyata, hmmm kisah mana yang harus saya ceritakan untuk mengugurkan tantangan kali ini. Kenyataannya hidup ini penuh dengan kisah, lalu bagaiamana saya mengemasnya dan menghadirkannya dalam artikel ini. Menceritakan kisah yang dialami sendiri atau kisah orang lain.

Okay, saya memutuskan untuk bercerita kisah orang lain saja, lebih ringan, tidak terlalu menguras tenaga dan memori otak. Karena tidak harus memutar kenangan masa lalu yang telah dialami.

Jika hidup ini terasa sulit, ternyata diluar sana banyak kehidupannya yang lebih sulit. Kita bukan satu-satunya orang paling menderita didunia. Jika menegakkan kebenaran dan keadilan itu sulit, itu benar adanya. Kisah nyata yang saya ceritakan kali ini adalah sebuah film yang menceritakan perjuangan seseorang menegakan keadilan menurut versi mereka.

Film “A Twelve Years Night”, merupakan kisah nyata yang menceritakn perjuangan seseroang yang di penjara akibat kekejaman politik Era pemerintahan Diktator Uruguay.

“A Twelve Year Night”, merupakan Potret Kejam Penjara Politik Era Pemerintahan Diktator Uruguay pada tahun 1973 dibawah presiden Juan Maria Bordaberry. Sistem pemerintahan diktator yang berjalan selama 12 tahun menggantikan sistem demokrasi tersebut juga disebut sebagai tahun-tahun kelam pemerintahan Uruguay, sebelum akhirnya sistem demokrasi bangkit kembali di tahun 1984.

Penantian pejuang demokrasi Uruguay dalam penjara tidaklah mudah. Penjara yang mereka jalani tidak manusiawi, hari demi hari dijalani dengan berat. Misi memenjarakan mereka para pejuang deemokrasi tersebut adalah membuat mereka mati bunuh diri atau gila.

Perjuangan para narapina tersebut menjaga kewarasannya menarik untuk saya simak secara pribadi. Penderitaan demi penderitaan yang mereka jalani bagi sebagian orang akan sulit dilalui, mungkin kalau saya pribadi sudah menyerah dan mengakhiri hidup ini.

Dipindahkan berkali kali dari penjara di tempat yang terpencil agar tidak dapat dikunjungi oleh keluarga dan wartawan. Diperlakukan lebih rendah dari hewan periharaan, kamuflase politik, kamuflase keadaaan dan lain sebagainya membuat penonton menanyakan kembali arti kemanuasian itu sendiri.

Film  A Twelve Year Night mementaskan sebuah perjuangan tahanan sebagai seorang manusia bisa begitu kuat bertahan menghadapi berbagai mimpi buruknya, hanya karena mempertahankan kepercayaan dan intuisi dalam dirinya. Dan saya percaya hal-hal sederhana seperti inilah yang akan membuat kita terpukau kala menyaksikan film ini. Bagaimana seseorang bertahan hidup dan menjaga kewarasan dalam dirinya. Dengan percaya pada diri sendiri, mengenal diri dengan lebih baik. Menjadikan diri sendiri kawan sekaligus musuh terbaik dalam hidup ini. Yang di bold adalah opini pribadi saya hehehe.

Penasaran silahkan tonton keselurahan film ini, mungkin kalian mendapat sudut pandang lain dari cerita yang saya paparkan pada artikel ini. Terima kasih sudah membaca dan selamat menonton 🙂

Show More

Reno

Traveler, Backpacker, Animation Lover, Animal's Lovers, Pluviophile, Nyctophilia,

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.

Check Also
Close
Back to top button
error: Content is protected !!