30HMC

Five Years Later

Masa depan selalu menjadi misteri, masa lalu merupakan memori dan masa kini milik kita, kalimat ini sudah tidak asing kita dengar. Lalu bagaimana kita merencanakan masa depan kita, sudah berapa banyak daftar harapan yang kamu coret, sudah berapa banyak achievement yang kamu menangkan. Mungkin bagi sebagian orang mencoret daftar panjang resolusi awal tahun menjadi kegiatan akhir tahun yang menyenangkan, memajang keberhasilan dan membongkar kesalahan.

Tapi bagi sebagian orang lainnya menghitung-hitung pencapaian pada akhir tahun merupakan kegiatan yang melelahkan, sudah bisa bertahan sampai akhir tahun saja sudah bersyukur.

Rencana tanpa perencanaan yang baik memang hanya tinggal rencana saja. Lalu bagaimana aku merencakan kehidupan untuk lima tahun kedepan? Lama sekali aku berpikir, yang terbayang hanya bagaimana bertahan tidak menyerah pada keadaan yang semakin tidak manusiawi. Semakin dewasa kita dihadapkan dengan banyak sekali kondisi yang tidak menyenangkan, mengkotak-kotakan hitam dan putih, yang sejatinya sudah tercampur menjadi abu-abu. Sulit memang, tapi itulah kenyataan.

Begitu banyak ketamakan merajalela, bagaimana aku bisa menjadi manusia yang bermanfaat untuk diriku sendiri , orang lain dan juga lingkungan sekitar.

Apa yang harus aku lakukan lima tahun kedepan atau di lima tahun berikutnya? Mungkin aku akan membuat daftar sebagai berikut:

  1. Mendapatkan pekerjaan yang settle apapun itu pekerjaannya, yang penting pundi-pundi rupiah tetap terisi. Uang memang bukan segalanya tetapi segalanya perlu uang. Uang memang bukan kehidupan tapi makan untuk menyambung hidup perlu uang, membeli beras perlu uang bukan pakai cinta apalagi janji manis #ups keceplosan.
  2. Mengajak Ibu Umroh, sebelum beliau benar-benar renta, walau sekarang sudah usia memasuki usia senja. Walau sebenarnya beliau sudah pernah ke tanah Mekah tapi aku ingin Ibu pergi sekali lagi kesana dengan uangku sendiri, sebagai balas budi walau tidak akan pernah lunas dibayar dengan nyawa sekalipun.
  3. Melunasi hutang piutang. Ya manusia memang tidak luput dari hutang piutang, baik itu harta, komitmen, janji, dan budi.
  4. Bisa diving minimal 2 kali dalam setahun. Sebenarnya satu tahun sekali saja sudah alhamdulillah pakai banget, tapi namanya harapan harus dibuat seoptimis mungkin, kalau salah mohon di benarkan ūüėõ
  5. Jika memungkinkan melanjutkan sekolah kembali. Masa-masa dikelas belajar dan berdiskusi itu menyenangkan yang memusingkan hanya tugas akhir, aku benci itu. Main games aja level terakhir ngelawan raja emosinya bukan main, pengen banting handphone wkwkwk (hmmm gue kayanya jarang main games deh)
  6. Mencoret satu demi satu daftar panjang Bucket List ku. Ini entah selesai berapa tahun kedepan. Semoga sebelum tutup usia sudah selesai semua.
  7. Jika Tuhan berbaik hati padaku mungkin aku akan menemukan teman hidup dan menikah.

Semoga terwujud semua, tujuh katanya angka ajaib, semoga akan ada hal-hal mengagumkan di lima tahun mendatang. Insya Allah, mimpi aja dulu, semoga ada kekuatan buat bangun dan bangkit. Aamiin.

Show More

Reno

Traveler, Backpacker, Animation Lover, Animal's Lovers, Pluviophile, Nyctophilia,

Related Articles

3 Comments

  1. Pingback: ABOUT KUBBU 30HMC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
error: Content is protected !!